Editorial Policies

Focus and Scope

Welcome to the official website of the JURNAL ILMU KEPOLISIAN (POLICE SCIENCE JOURNAL). With enthusiasm as an information media and forum discussing issues relating to the study of police science to the public, this website provides journal articles for free download. Our academic journals are a reference source, both for experts, academics, practitioners, or anyone who is interested in discussing and writing while communicating their ideas and thoughts with the wider community about all matters relating to the study of Police Science. The Police Science Journal is published in the print edition p-ISSN: 2620-5025, and online edition e-ISSN: 2621-8410 (http://u.lipi.go.id/1532313039).

The Police Science Journal is an academic journal for police science studies, published by the Indonesian Police Sccience College - PTIK. The Police Science Journal contains several studies and reviews of scientific disiciplines related to Police Science, namely Law, Social Sciences, Sociology, Administrative Sciences, Criminology. In addition, the Police Science Journal also includes a lot of research and reviews on police science in a broader sense.
This journal is published periodically in April, August, and December, and the approved and ready-to-publish manuscript will also be regularly published on the website (with a preview) and the hardcopy version will be circulated at the end of each period.


Selamat datang di situs web resmi JURNAL ILMU KEPOLISIAN. Dengan semangat sebagai media informasi dan forum pembahasan masalah-masalah yang berkaitan dengan studi Ilmu Kepolisian kepada masyarakat luas, situs web ini menyediakan artikel jurnal untuk diunduh gratis. Jurnal akademik kami adalah sumber referensi, baik bagi para ahli, akademisi, praktisi, atau siapa saja yang berminat untuk berdiskusi dan menulis sambil mengkomunikasikan gagasan dan pikirannya dengan masyarakat luas mengenai segala hal yang berkaitan dengan studi Ilmu Kepolisian. Jurnal Ilmu Kepolisian diterbitkan dalam edisi cetak p-ISSN: 2620-5025, dan edisi online e-ISSN: 2621-8410 (http://u.lipi.go.id/1532313039).

Jurnal Ilmu Kepolisian adalah jurnal akademik untuk studi ilmu kepolisian, diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – PTIK. Jurnal Ilmu Kepolisian berisi beberapa penelitian dan ulasan tentang disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu Kepolisian, yaitu Ilmu Hukum, Ilmu Sosial, Ilmu Sosiologi, Ilmu Administrasi, Ilmu Kriminologi. Selain itu, Jurnal Ilmu Kepolisian juga mencakup banyak penelitian dan ulasan tentang ilmu kepolisian dalam arti yang lebih luas.
Jurnal ini diterbitkan secara berkala pada bulan April, Agustus, dan Desember, dan naskah yang disetujui dan siap diterbitkan juga akan secara teratur diterbitkan di situs web (dengan tampilan awal) dan versi hardcopy akan diedarkan pada akhir setiap periode.

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

The Jurnal is blind reviewed by reviewer conpetent in their field of study. Reviewer have at least two recent publication not more than three years as a minimum requirement. Each manusript has to review not more than four weeks after reviewer receiving e-mail from the journal editors.

Every submitted articles will be reviewed by the reviewers who are competent in their fields. In order to keep the objectivity during the process, double-blind peer review policy applies. Before proceed proceeded to the peer-review stage, manuscript will be screened using iThenticate software.

 

Publication Frequency

Published 3 (three) times annually, on January, June, and. Each of the issue has 6 articles both on review and research article. Jurnal IlmuKepolisian published in Bahasa Indonesia, but English-written articles are also welcomed.

Terbit setiap 4 bulan sekali yaitu pada bulan April, Juli/Agustus dan Desember di tiap tahunnya.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

In order to disseminate the knowledge to the furthest extent, fully supports open access policy. Every reJurnalIlmuKepolisian(Journal of Police Science)ader can freely to download, cite, and distribute every article published in this journal, as long as properly cited and premitted based on Creative Commons license.

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...

This journal utilizes the National Library of Indonesia archive to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration.

 

Publication Ethics

JURNAL ILMU KEPOLISIAN diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - PTIK dan dimaksudkan sebagai media informasi & forum pembahasan masalah-masalah yang berkaitan dengan studi ilmu kepolisian. Berisi tulisan ilmiah, ringkasan hasil penelitian, resensi buku atau gagasan orisinil yang kritis dan segar. Jurnal Ilmu Kepolisian memberikan kesempatan pada para ahli, akademisi, praktisi, atau siapa saja yang berminat untuk berdiskusi dan menulis sambil mengkomunikasikan gagasan dan pikirannya dengan masyarakat luas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan studi Ilmu Kepolisian. Tulisan dalam Jurnal Ilmu Kepolisian tidak selalu mencerminkan pendapat redaksi.
Pernyataan kode etik ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah ini yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan penulis (author). Kode Etika Publikasi Ilmiah pada intinya menjunjung tiga nilai etika dalam publikasi, yaitu (i) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi; (ii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang; dan (iii) Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme dalam publikasi.

Tanggung Jawab Penerbit
1. Penerbit Jurnal Ilmu Kepolisian bertanggungjawab menerbitkan naskah yang setelah
melalui proses editing,penelaahan, dan layout sesuai dengan kaidah penerbitan Jurnal Ilmiah.
2. Penerbit Jurnal Ilmu Kepolisian menjamin kebebasan akademik bagi para editor dan
Mitra-bestari dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
3. Penerbit Jurnal Ilmu Kepolisian bertanggungjawab menjaga privasi dan melindungi kekayaan
intelektual dan hak cipta, dan kebebasan editorial.

Tanggung Jawab Editor
1. Editor/Penyunting Jurnal Ilmu Kepolisian bertanggung jawab untuk memutuskan artikel yang harus diterbitkan
berdasarkan rapat dewan editor dan masukan dari hasil telaah yang dilakukan mitra bestari. Para editor dapat
berunding dengan mitra bestari dalam membuat keputusan ini.
2. Editor Jurnal Ilmu Kepolisian dalam memutuskan naskah yang layak dipublikasikan harus mengacu pada
persyaratan hukum yang berlaku mengenai pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, duplikasi, fabrikasi
data, falsifikasi data dan plagiarisme.
3. Dalam proses penelaahan dan penerimaan naskah, tim editor Jurnal Ilmu Kepolisian berasaskan pada asas kesamaan perlakuan dalam pengambilan keputusan untuk mempublikasi naskah dengan tidak membedakan ras, jenis kelamin, agama, etnis, kewarganegaraan, atau ideologi politik penulis.
4. Editor dan tim editorial Jurnal Ilmu Kepolisian tidak akan mengungkapkan setiap informasi tentang naskah atau naskah yang masuk kecuali atas izin penulisnya.
5. Naskah yang tidak diterbitkan tidak akan digunakan oleh penelitian editor Jurnal Ilmu Kepolisian untuk kepentingannya sendiri dan akan dikembalikan langsung kepada penulisnya.

Tanggungjawab Mitra Bestari
Mitra bestari Jurnal Ilmu Kepolisian membantu editor dalam membuat keputusan editorial terhadap naskah-naskah yang masuk
1. Mitra bestari membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial yang selanjutnya disampaikan kepada penulis. Bantuan yang diberikan oleh mitra bestari menyangkut telaah secara konten terhadap sebuah naskah/artikel.
2. Setiap naskah yang diterima untuk ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Naskah tidak boleh ditampilkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor.
3. Mitra bestari bertanggungjawab terhadap rekomendasi naskah yang ditelaahnya.
4. Telaah naskah dilakukan secara obyektif, dan didukung oleh argumentasi yang jelas.
5. Mitra bestari bertanggungjawab terhadap kutipan, referensi, duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme atas naskah yang ditelaahnya.
6. Mitra bestari Jurnal Ilmu Kepolisian harus selalu menjaga kerahasiaan informasi dan tidak menggunakan informasi dari naskah yang ditelaahnya untuk keuntungan/ kepentingan pribadi.

Tanggungjawab Penulis
1. Penulis menuliskan hasil pemikiran atau penelitiannya secara jelas, jujur, dan tanpa duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme.
2. Penulis menuliskan setiap acuan yang digunakan dalam naskah sesuai kaidah penulisan ilmiah.
3. Penulis dapat memastikan bahwa naskah yang dikirimkan pada Jurnal Ilmu Kepolisian belum pernah dimuat di media lain, dan sedang tidak dikirimkan kepada jurnal lain.
4. Penulis harus menyepakati mengenai peran masing-masing kontributor dalam penulisan artikel dan telah menyepakati sebelumnya tentang penulisan penulis utama dan penulis pendamping.
5. Penulis memastikan bahwa kegiatan penelitian dilakukan sesuai kode etik.
6. Penulis harus menunjukkan rujukan dari pendapat dan karya orang lain yang dikutip
7. Penulis harus menulis naskah secara etis, jujur dan bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan penulisan ilmiah yang berlaku.
8. Ketika penulis menemukan kesalahan yang signifikan atau ketidaktepatan dalam naskahnya yang telah diterbitkan, penulis memiliki kewajiban untuk segera memberitahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki.
Penulis tidak berkeberatan jika naskahnya mengalami penyuntingan pada proses penelaahan dan layout tanpa mengubah subtansi atau ide pokok dari tulisan.

Alamat Redaksi:
Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-PTIK
Jl. Tirtayasa Raya No. 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan - 12160
Telp : 021-7222234, Faks: 021-7207142
E-mail: jurnalkepolisian@gmail.com

p-ISSN : 2620-5025
e-ISSN : 2621-8410

 

Plagiarism Detection

Prevention of plagiarism is essential as it provides scientific and academic integrity. Hence, JurnalIlmuKepolisian(Journal of Police Science)uses the iThenticate Plagiarism Detection Software for controlling plagiarism concerns

Panduan anti plagirisme
Menghindari Tindakan Plagiarisme
Beberapa upaya telah dilakukan institusi perguruan tinggi untuk menghindarikan
masyarakat akademisnya, dari tindakan plagiarisme, sengaja maupun tidak sengaja.
Berikut ini, pencegahan dan berbagai bentuk pengawasan yang dilakukan antara lain
(Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 Pasal 7):
1. Karya mahasiswa (skripsi, tesis dan disertasi) dilampiri dengan surat pernyataan
bermeterai, yang menyatakan bahwa karya ilmiah tersebut tidak mengandung
unsur plagiat.
2. Pimpinan Perguruan Tinggi berkewajiban mengunggah semua karya ilmiah yang
dihasilkan di lingkungan perguruan tingginya, seperti portal Garuda atau portal
lain yang ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi.
3. Sosialisasi terkait dengan UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta dan Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 kepada seluruh masyarakat
akademis.
Selain bentuk pencegahan yang telah disebutkan di atas, sebagaimana ditulis dalam
http://writing.mit.edu/wcc/avoidingplagiarism, ada langkah yang harus diperhatikan
untuk mencegah atau menghindarkan kita dari plagiarisme, yaitu melakukan pengutipan
dan/atau melakukan paraphrase.

Sanksi Plagiarisme
Undang‐Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 25
ayat 2 dan pasal 70 mengatur sanksi bagi masyarakat yang melakukan plagiat,
khususnya yang terjadi di lingkungan akademik. Sanksi tersebut adalah sebagai berikut :  
(Pasal 25) ayat 2:
Lulusan perguruan tinggi yang karya ilmiahnya digunakan untuk memperoleh gelar
akademik, profesi, atau vokasi terbukti merupakan jiplakan dicabut gelarnya.
(Pasal 70):
Lulusan yang karya ilmiah yang digunakannya untuk mendapatkan gelar akademik,
profesi, atau vokasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 Ayat (2) terbukti
merupakan jiplakan dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan/atau
pidana denda paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).
Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2010 telah mengatur sanksi bagi mahasiswa
yang melakukan tindakan plagiat. Jika terbukti melakukan plagiasi maka seorang
mahasiswa akan memperoleh sanksi sebagai berikut:
1. Teguran
2. Peringatan tertulis
3. Penundaan pemberian sebagian hak mahasiswa
4. Pembatalan nilai
5. Pemberhentian dengan hormat dari status sebagai mahasiswa
6. Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai mahasiswa
7. Pembatalan ijazah apabila telah lulus dari proses pendidikan.

 

The Responsibilities of Authors

Manuscript Standards: Manuscripts will follow the submission guidelines of the journal. Underlying data should be represented accurately in the paper. A paper should contain sufficient detail and references to permit others to replicate the work. Fraudulent or knowingly inaccurate statements constitute unethical behaviour and are unacceptable.

Originality: Authors will submit only entirely original works, and will appropriately cite or quote the work and/or words of others.

Multiple, Redundant, or Concurrent Publications: In general, manuscripts describing essentially the same research should not be published in more than one journal or primary publication. Manuscripts which have been published as copyrighted material elsewhere cannot be submitted. In addition, manuscripts under review by the journal should not be resubmitted to copyrighted publications. In general, an author should not submit for consideration in another journal a previously published paper. Publication of some kinds of articles (e.g. translations) in more than one journal is sometimes justifiable, provided certain conditions are met. The authors and editors of the journals concerned must agree to the secondary publication, which must reflect the same data and interpretation of the primary document. The primary reference must be cited in the secondary publication.

Acknowledgement of Sources: Authors should acknowledge all sources of data used in the research and cite publications that have been influential in research work. Information obtained privately, as in conversation, correspondence, or discussion with third parties, must not be used or reported without explicit, written permission from the source. Information obtained in the course of confidential services, such as refereeing manuscripts or grant applications, must not be used without the explicit written permission of the author of the work involved in these services.

Authorship of the Paper: Authorship should be limited to those who have made a significant contribution to the conception, design, execution, or interpretation of the reported study. All those who have made significant contributions should be listed as co-authors. Where there are others who have participated in certain substantive aspects of the research project, they should be acknowledged or listed as contributors. The corresponding author should ensure that all appropriate co-authors and no uninvolved persons are included in the author list. The corresponding author will also verify that all co-authors have approved the final version of the paper and have agreed to the submitted version of the manuscript and their inclusion of names as co-authors.


Specifying the Used Fund: All authors should include a statement disclosing any financial or other substantive conflicts of interest that may be construed to influence the results or interpretation of their manuscript. All sources of financial support for the project should be disclosed.

Spell Checking: When an author discovers a significant error or inaccuracy in submitted manuscript, it is the author’s obligation to promptly notify the journal editor and cooperate with the editor to retract or correct the paper. If the editor learns from a third party that a published work contains a significant error, it is the obligation of the author to promptly retract or correct the paper or provide evidence to the editor of the correctness of the original paper.

Copyright Agreement: Authors should take into account the rights related to the publication and distribution of research.

Open Access
Sharing of the research results is an important component of the research process; research can only advance by sharing the results, and the value of an investment in research is only maximized through wide use of its results. Open Access articles are free to all interested readers, and the publishers place no financial or copyright barriers between the readers and the article.