Abstract:
This article describes the condition of character education in Indonesia on facing of the millennial era.
Millennial era marked the ease of the public get information from various parts of the world as a result of
rapid technological developments. This condition not only contributes positively to a certain nation or social
aggregate, but at the same time gives impact (residue). Character education is specifically needed to defend
that impact. In particular, the systematic and measurable prevention and patterning of the government
through education. As a result, compared to neighboring countries, Indonesia is still far behind, because
education in Indonesia now puts forward the mastery of scientific aspects, intelligence and lack of attention
or neglect of character education.
Key Words: Character Education, Globalization, Millennial Generation
Abstrak:
Artikel ini mendeskripsikan kondisi pendidikan karakter di Indonesia dalam menghadapi
era milenial. Era milenial ditandai mudahnya masyarakat mend1`apatkan informasi dari berbagai
belahan dunia sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang begitu pesat. Kondisi ini bukan
hanya memberikan kontribusi positiv bagi sebauah bangsa atau agregat social tertentu, tetapi secara
sekaligus memberikan dampak (residu). Pendidikan karakter secara khusus dibutuhkan untuk
menghela dampak itu. Utamanya, adanya daya cegah dan pola yang terencana secara sistematis
dan terukur dari pemerintah melalui pendidikan. Hasilnya, dibandingkan dengan negara-negara
tetangga, Indonesia masih jauh tertinggal, disebabkan karena pendidikan di Indonesia saat ini
lebih mengedepankan penguasaan aspek keilmuan, kecerdasan dan kurang memperhatikan atau
mengabaikan pendidikan karakter.
Kata-Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Globalisasi, generasi milenial